Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘True Story’


Tidak layak bagi manusia manapun untuk menjatuhkan vonis, atau dengan kata lain mengucapkan kata `tidak mungkin` untuk suatu hal. Dengan mengucapkan kata tsb, maka kita secara langsung maupun tidak langsung akan membatasi diri kita dengan tembok yang tebal, menurunkan semangat dan usaha, dan yang paling kita takutkan adalah mengecilkan kuasa Tuhan.

Saya akan mengutipkan tulisan salah satu pasien saya di halaman facebook saya:

Mairani Hidayat at 9:58am April 26
beruntungnya,saya and suami menjadi pasien dr. suryo 1 tahun 4 bulan yang lalu…dokter yang sangat care and tegas terhadap pasien ini memberikan keyakinan yang luar biasa kepada kami untuk punya baby, setelah 2 dokter memvonis hal itu mustahil…
setelah 1 bulan saya dan suami bertemu beliau, saya positif hamil. huhuuuuuh…pengen deh lempar tes pack sama 2dokter tadi…..

tepatnya 2 tahun 10 bulan perkawinan kami, hadir matahari kecil yang selalu menyinari hari-hari keluarga ini.
28 september 08, merupakan hari istimewa yang belum pernah kami rasakan, bahkan terindah yang pernah Allah berikan…alhamdulilah……

suka dukanya, 2 kali dimarahin dr. suryo karena telat kontrol kehamilan…hehe… peace dok…;) tegas banget sehhhh…
tapi bagus,demi kesehatan pasien….dan salutnya, 2 kali saya masuk UGD saat kehamilan,beliau selalu siaga and langsung menangani tanpa harus menunggu lama. hari gini kayaknya susah deh cari dokter yang mendahulukan kepentingan pasien….hebatnya lagi, kapan pun, beliau siap ditelpon untuk menerima keluhan pasien…
saat ini saya sedang mencari-cari dokter anak yang kayak dr.suryo. “care, tegas, profesional, fokus ma pasien

Vonis mustahil atau tidak mungkin adalah vonis yang sangat berat bagi pasien, dan bisa menimbulkan dampak psikis yang sangat berat. Apa jadinya bila pasien terpukul dan tidak melanjutkan usahanya lagi?? Bisa-bisa waktu yang tersisa akan sia-sia berlalu.

Saya selalu mengibaratkan usaha untuk hamil atau baby program seperti layaknya kita sedang menghadapi ujian. Bila kita mentok, blank, atau kesulitan mengerjakan soal tsb tapi waktu masih tersisa, tentu tidak ada salahnya dan sudah sewajibnya kita berusaha terus untuk mengerjakan soal tersebut. Terus..dan terus coba mengerjakan hingga terdengar teriakan ibu guru `ayo anak-anak, waktu sudah habis…selesai tidak selesai dikumpulkan!!`.

Eiiit, belum selesai pelajaran kita tentang hal MUSTAHIL atau TIDAK MUNGKIN tersebut…Simak kutipan di bawah ini:

Mairani Hidayat at 8:14pm June 13
ngomong-ngomong masalah ngelahirin normal, saya dan suami juga sangat termotivasi oleh dr.suryo.
saya penderita asma, sejak hamil asma saya bertambah berat.setiap bulan pasti kambuh.
awal kehamilan, saya and suami berniat untuk melahirkan operasi saja.
setelah usia 6 bulan, dr suryo meyakinkan kami bisa lahir normal asal kondisi kesehatannya dijaga.
usia 7 bulan titik puncaknya asma saya lagi berat-beratnya.. sampai dalam seminggu tiap hari di nebulizer..
dr.suryo bilang, kalo mau normal, jaga kondisi kesehatan….and saya ikutin saran beliau.

semua teman bilang, saya NGGAK MUNGKIN melahirkan normal. dokter kandungan yang pernah saya temui juga bilang saya disarankan operasi. alhamdulilah, detik-detik mau melahirkan kondisi saya baik.semua omongan temen-temen saya tidak terbukti. saya melahirkan NORMAL padahal bidan-bidan sudah pada cemas, malah ada yang sampai nangis lihat saya…mereka menyarankan pada suami saya untuk operasi saja.
kami berserah diri pada allah dan berpegang pada saran dokter..ya karena selain allah, yang nolong ya cuma dokter..kalo dokternya saja nggak yakin, apalagi pasien.. kalo dokter menyarankan operasi, masak pasien mau nolak sih?
jadi keyakinan itulah yg kami dapatkan dari dokter suryo….

and ternyata tuh… nikmatnya melahirkan normal luar biasa…indah… saya pikir menikah adalah hal terindah dalam hidup saya.. ternyata ada lagi yg lebih indah, “saat melahirkan”. 🙂

Sejak awal sudah di vonis oleh teman-teman maupun beberapa dokter kandungan yang ditemui bahwa TIDAK MUNGKIN bisa melahirkan normal dan operasi adalah jalan satu-satunya. Bayangkan saja, selama kehamilan saja serangan asma bolak-balik datang hingga bolak-balik juga ke UGD rumah sakit untuk mendapat terapi nebulizer. Tapi ternyata dengan usaha dan keyakinan yang kuat, Allah memberikan jalan yang bagi manusia adalah hal yang `TIDAK MUNGKIN` menjadi `MUNGKIN`!

Pelajaran ini sangat penting bagi kita, untuk selalu ingat…..Tuhan itu ada, dan tidak ada hal yang TIDAK MUNGKIN bila Tuhan menghendaki…Karena Tuhan Maha Berkehendak

Selamat ya Mrs. Mairani dan Mr. Hidayat…Kehadiran putra anda merupakan anugerah terindah untuk anda sekeluarga, dan untuk kita memberikan pencerahan yang luar biasa tentang makna Tuhan. Saya yakin, putra anda nanti akan banyak menghadirkan hal-hal yang luar biasa…Nggak percaya?? Lihat aja nanti
Bookmark and Share

Read Full Post »


Setiap pasangan suami istri tentu mengidamkan hadirnya buah hati dalam kehidupan rumah tangganya. Akan tetapi hambatan untuk mendapatkan keturunan juga merupakan hal yang sering dihadapi oleh pasangan suami istri. Hambatan tersebut tidak mengenal usia maupun sosio ekonomi. Pasangan yang belum berhasil hamil dalam waktu satu tahun pernikahan, dimana hubungan suami istri dilakukan rutin dan teratur serta tanpa menggunakan alat kontrasepsi dimasukkan kedalam kategori pasangan infertil. Jumlah pasangan infertil mencapai 10% dari seluruh jumlah pasangan suami istri.

Tribun Pekanbaru

Menurut penuturan Dr. Suryo, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang berdinas di Pekanbaru, “ Pasangan suami istri yang belum berhasil mendapatkan keturunan, janganlah menganggap hal itu sebagai kiamat atau akhir dari segalanya. Sebaiknya datanglah untuk dilakukan pemeriksaan dan menjalani program ingin anak dengan rutin”. Beliau juga menambahkan “ Suami dan istri harus kompak dan bersama menjalani konsultasi, pemeriksaan dan program ingin anak. Program tidak akan berhasil tanpa peran serta aktif dari suami dan istri. Juga tidak pada tempatnya suami dan istri saling menyalahkan akan kondisi yang terjadi. Keadaan seperti ini sebaiknya malah makin mendekatkan hubungan suami istri sehingga memberikan nilai positif bagi keberhasilan program kehamilan. “

Penanganan yang baik dan rutin tidak menutup kemungkinan keberhasilan untuk mendapatkan kehamilan seberat apapun kondisinya. Hal itu terbukti dengan banyaknya keberhasilan program kehamilan yang ditangani oleh Dr. Suryo, SpOG, dokter kandungan yang masih muda namun sudah banyak pengalaman dan pernah bertugas mulai dari Bandung, Jogjakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, hingga Aceh sebelum akhirnya menetap di Pekanbaru.

Salah satu keberhasilan program ingin anak yang ditangani dr. Suryo,SpOG adalah pasangan suami istri Tavip dan Elveria yang sempat dimuat di salah satu harian Riau tanggal 10 Januari 2008 yang lalu. Tavip dan istrinya sudah menjalani pernikahan selama hampir 11 tahun dan sudah kenyang berobat. Hampir semua dokter kandungan yang ada di Pekanbaru dan bahkan hingga Melaka mereka kunjungi, hingga dia sempat berseloroh “Saya sudah akrab dengan semua dokter kandungan yang ada”. Hingga pada suatu kesempatan saat melihat satu tayangan kesehatan di Riau TV dengan Dr. Suryo SpOG sebagai narasumbernya, Tavip merasa yakin akan berhasil dengan penanganan Dr. Suryo, SpOG.

Konsultasi dan penanganan baru berlangsung selama 3 bulan dan Alhamdulillah kehamilan yang diharapkan datang. “Ternyata penyebab tidak hamilnya istri saya adalah telur istri saya yang terlalu cepat menetas sehingga tidak bias dibuahi. Awalnya saya sudah setuju untuk inseminasi saja, akan tetapi Dr. Suryo menyarankan agar sebisa mungkin proses kehamilan berjalan secara normal dengan memberikan suntikan penghambat penetasan telur prematur hingga akhirnya istri saya positif hamil dan inseminasi tidak sampai dilakukan”, tutur Tavip. Proses kelahiran sang buah hati akhirnya berjalan dengan lancar, bayi berjenis kelamin laki-laki lahir secara sesar pada akhir bulan Desember 2007.


Fathi, putra pasangan Tavip dan Elveria

Bookmark and Share

Read Full Post »