Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘kuret’



Alhamdulillah sekarang saya dan suami sudah punya momongan, seorang putra pada Desember 2011 lalu.
Penantian yang cukup lama dan “menegangkan”, karena sebelumnya saya sudah beberapa kali hamil tapi selalu gagal.

Kisah ini bermula pada tahun ketiga pernikahan kami, tahun 2008, saya hamil pertama kali tetapi membingungkan. Karena setelah gonta-ganti dokter mulai dengan USG yang 2 dimensi sampai 4 dimensi, tetap saja janin tidak bisa dideteksi sementara hasil chek urine positif hamil, akhirnya 4 bulan kemudian saya dinyatakan dokter keguguran dan dua atau tiga hari kemudian dinyatakan dokter bahwa rahim sudah bersih (janin saya sdh keluar).

Tetapi seminggu setelah dinyatakan bersih, tiba-tiba saja saya mengalami sakit perut yg tdk tertahankan dan mengakibatkan pingsan beberapa kali dan akhirnya saya dibawa kerumah sakit dan oleh dokter kandungan disana saya dinyatakan masih hamil dan saya kaget krn setahu saya, saya baru keguguran minggu lalu. Dokter tsb melakukan USG dan hasilnya Janin kecil saya msh ada tapi di luar kandungan. Oleh dokter ini saya harus dioperasi dan sebelah indung telur saya terpaksa harus diangkat, Itulah perkenalan saya dengan dr. Suryo Bawono dan menjadi dokter kandungan langganan sy hingga saat ini.

Pada tahun 2009 saya hamil yang ke-2 dan saya berkonsultasi dengan dr. Suryo. Tapi dari beberapa kali kunjungan ternyata janin tidak berkembang seperti seharusnya, dan akhirnya mengalami keguguran. Sekali lagi, mungkin belum rezeki kami utk mendapatkan momongan. Saya ingat dr. Suryo menguatkan saya dan suami bahwa saya masih berpotensi punya anak, “Jadi jangan menyerah dan tetap berusaha” Nasehat dr. Suryo.

Ternyata benar nasehat Dr Suryo, pada tahun 2011 saya hamil yang ke-3 tp tak berlangsung lama, saya kembali mengalami sama halnya seoerti saat kehamilan kedua, janin tidak berkembang dan akhirnya gugur lagi di bulan maret 2011. Saya sangat sedih sekali tapi saya berusaha untuk ikhlas menerima cobaan yang diberikan Allah.

Tdk pernah menyerah utk ttp berusaha dan alhamdulillah di bulan Mei 2011 saya positif hamil dan kali ini saya benar2 bertekad harus menjaga kehamilan ini.

Waktunya konsul dgn dr. Suryo beliau selalu meyarankan pola makan sehat dan beliau juga memberikan obat terbaik untuk menjaga kesehatan janin dan kehamilan saya. Oleh dr Suryo, trimester pertama saya disarankan untuk hanya mengkonsumsi vegetarian & buah2 an, mengingat saya juga punya riwayat Diabetes Mellitus. “Ya ampuun.. secara saya kurang begitu suka sayur dan tdk semua buah saya suka, tapi demi keberhasilan dan penantian yg lama demi mendapatkan momongan saya berusaha kuat. Dan satu lagi saran dokter untuk mengkonsumsi air kelapa dan juga dibantu oleh suplemen dan obat-obatan lainnya demi menjaga janin saya agar tetap sehat. Setiap akan konsul , saya selalu was2 dan bertanya2 “Ya Allah..apakah saat ini denyut jantung janinku masih berdetak atau nggak??.., seluruh ketakutan ada di benakku mengingat kegagalan beberapa kali sebelumnya. Dan nggak henti2 nya dokter memberikan semangat dan masukan2 yg membuat saya kuat dan tenang. Di kehamilan ini saya tdk merasakan mual atau apa2, tapi di usia kandungan memasuki bulan ke-8 kaki saya bengkak sehingga membuat saya kesulitan jalan.

Pd kehamilan bulan ke-8 ini dan setelah konsultasi yg ke sekian kalinya, hasilnya sangat mengagetkan dan diluar dugaan ternyata saya diduga mengalami keracunan kehamilan, tetapi untungnya gejala itu muncul diusia kehamilan yg sudah cukup matang. Dan menurut dr. Suryo bayi di kandungan saya harus segera dikeluarkan demi keselamatan si Jabang bayi dan saya. Segera setelah itu, dokter langsung mengambil tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi saya. Untung perkiraan berat Jabang bayi sudah diatas 2 kg sehingga sudah memungkinkan utk dilahirkan.

Akhirnya dengan sectio lahirlah jagoan pertama kami tgl. 15 Desember 2011 jam 18.30 yang kami namai Muhammad Dimas Abdollah yang berarti “Yang Mengabdi Kepada Allah”, dan kami memanggilnya “Pipo” sebagai nama kecilnya .
Dr. Suryo Bawono, thank you so much. Melalui tangan anda, pipo kecil kami bisa dilahirkan dengan selamat, semoga Pipo sehat sll dan kelak bisa menjadi dokter …, Amin.

Salam Takzim dari Keluarga kecil kami,

Saifuddin, Ratih & Pipo

Advertisements

Read Full Post »



Indria Sari Yolanda (Ipoy)
Submitted on 2010/11/23 at 5:41 pm

Assalammualaikum Wr. Wb…

Hi all.. Especially Dr. Suryo and para Moms ^^
Pengen berbagi pengalaman & semangat.

Alhamdulillah.. Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan karunia dan amanah kepada keluarga kami, setelah penantian 2 tahun usia pernikahan..
Akhirnya buah hati yang dinanti lahir tgl 24 Oktober 2010..
” Aikori Lintang Ghassani ”
Penantian tersebut memang tidak terlalu lama bagi beberapa pasangan…
Namun ga ada salahnya membaca sharing saya ini kan Moms..

Sedikit berbagi cerita kepada para Ibu, anak pertama kami ini lahir dari kehamilan saya yang ketiga..
Setelah sebelumnya mengalami keguguran 2x 😦
Kehamilan pertama, gugur di usia 8minggu, dan kehamilan yg kedua gugur di usia 12minggu (yang kedua ini katanya janin tidak berkembang)
Sedihnya? Luar biasa..
Sempat terpikir dalam hati saya, ada apakah gerangan dengan rahim saya??
Apakah setiap hamil, akan terus mengalami keguguran..
(Yang pada akhirnya saya menyadari pikiran-pikiran negatif tersebut ga penting dan tidak usah dipelihara, heheheheee)

Pasca keguguran yg kedua, saya mulai mencoba konsultasi ke dokter Suryo, setelah saya dan suami menceritakan tentang pengalaman saya sebelumnya (curhat habislah sama si dokter, hehehe..), dr.Suryo meyakinkan tidak ada kelainan apa-apa dgn rahim saya, semua normal, dan segera saja program hamil lagi, begitu katanya.
Satu bulan setelah konsultasi tersebut, Alhamdulillah saya hamil yang ketiga, dengan pengalaman dan ilmunya, penanganan agar janin saya kuat dan berkembang normal dilakukan, dokter juga berbagi tips agar janin sehat, si ibu sehat dan tetap bisa bekerja seperti biasa.
Tidak lupa disiplin memeriksakan kehamilan sesuai jadwal yang diberikan dokter (ini penting lohhh…)
Dan saya selalu mengkonsultasikan apabila ada hal yang saya ragu, misalnya berpuasa selama hamil, melakukan perjalanan keluar kota, penerbangan dengan pesawat (Alhamdulillah dr.Suryo mau menjawab telpon dan membalas sms saya… Thanks, dok !)

Setiap ibu, pasti punya pengalaman sendiri dengan kehamilannya, ada yang lancar-lancar saja, ada yang penuh cobaan, ada juga yang masih harap-harap cemas menanti kapan hamil…
Intinya adalah tetap berusaha dan disiplin dengan apa yang sedang diusahakan..
‘Never Ending Ihktiar’ 🙂

Thanks to dr.Suryo.. and wait us for next program…

Wassalammualaikum Wr. Wb

selamat ya buat Mrs Indria dan keluarga, semoga si kecil tumbuh sehat dan kuat dan kisahnya bisa membangkitkan semangat para moms yang mengalami hal yang sama.
ditunggu share pic-nya yah
Bookmark and Share

Read Full Post »


….

Si Kembar Belum Lama Setelah Kelahiran


Dua hari yang lalu saat saya sedang praktek, tiba-tiba berdering handphone saya. Ternyata pasien lama saya menelepon, mereka berniat mencari saya ditempat praktek saya untuk kasih surprise. Namun ternyata saya sudah berpindah praktek ditempat yang baru. Akhirnya tidak jadi bertemu, karena mereka dari luar kota dan waktu sudah larut.

Tidak lama kemudian masuk MMS (photo dan pesan singkat) dari mereka:
`Alhamdulillah..atas bantuan dokter, Muhammad Zaidane Rakha Ghani Prasetyo dan Muhammad Zacky Rakha Ghani Prasetyo yang lahir tanggal 13 Agustus 2008 dengan berat 2,3 kg dan 2,2 kg dapat tumbuh dengan sehat`

Si Kembar Bersama Kedua Orang Tuanya

Kisah dari pasangan mrs Dian Eminingtyas dan mr Edi ini bagi saya juga sangat berkesan. Pertama kali berjumpa saya, pasangan yang baru menikah ini langsung bisa hamil. Kebahagiaan sangat nampak pada mereka, dengan kehamilan yang pertama tersebut. Namun semuanya tiba-tiba berubah, saat terjadi keguguran dan harus dibersihkan kehamilannya. Saya berusaha untuk membesarkan hati keduanya. `Mungkin ini lebih baik, kalau memang kehamilannya tidak bagus. Dari pada nanti usia kehamilannya lebih lanjut tentu lebih berat menghadapinya. Kita usaha lagi, langsung kita bantu dengan program untuk kehamilan berikutnya, ok??`

Dan ternyata, tidak butuh waktu lama, kurang dari 3 bulan sang istri saya diagnosis hamil, tepatnya pada tanggal 24 Januari 2008…..sekaligus kembar!!
Saya sampaikan ke mereka, Tuhan langsung mengganti yang hilang kemaren, tidak tanggung-tanggung, langsung ditambah bonusnya.

Si Kembar Udah Gede Yah

Pelajaran yang bisa dipetik dari sini adalah, Tuhan tidak pernah bisa ditebak. Roda kehidupan selalu berputar, sedih dan gembira datang bergantian. Kita harus tegar saat kita mendapatkan musibah, dan kita jangan berlebihan saat mendapatkan anugerah.
Bookmark and Share

Read Full Post »


Anugrah Terindah.....


..Kejadian buruk dan seberat apapun jangan mengecilkan hati kita, tapi sebaliknya harus meningkatkan usaha kita untuk mencapai apa yang kita harapkan diimpikan. Berikut ini saya kutipkan tulisan dari salah satu pasien saya pasangan Zaenal Mutaqin dan Siti Nurma Destiana, semoga bisa memberikan pencerahan untuk kita semua.

Saya ucapkan puji dan syukur kepada TUHAN Yang Maha Esa karena rahmat-Nya saya telah diberikan anugerah yang indah dalam hidup ini. Pada tanggal 8 maret 2009 anak kami lahir dengan selamat. Kami amat begitu bahagia dan tak henti mengucapkan syukur yang begitu dalam dan terima kasih yang tak terhingga pada dokter Suryo, karena dengan pertolongan beliau saya dapat melahirkan dengan proses normal. Dengan kesabaran dan semangatnya membuat saya bangkit dan bertahan, terasa lengkap sudah hidup ini saya telah menjadi wanita seutuhnya.

Walau dulu saya sempat ragu dan depresi setelah mengalami keguguran di kehamilan pertama. Waktu itu saya baru menikah 1 bulan saya mengalami gejala ngidam lalu saya ke dokter kandungan tapi dokter yg pertama bilang tidak hamil atau hamil di luar kandungan kalau begitu harus di gugurkan dgn meminum obat sebelum usia kehamilan semakin besar, atau kemungkinan janin masih terlalu kecil belum terdeteksi alat USG, maka untuk memastikan 1 minggu saya di suruh kontrol ulang. Mendengar ucapan dokter tersebut membuat saya kecil hati. Tuhan mengapa aku di berikan cobaan di awal pernikahan. Setelah 2 minggu saya balik ke RS yg sama namun saya minta dokter yg lain siapa tahu analisanya tdk sama. Di situlah kami mengenal dokter Suryo. Ketika di periksa saya begitu cemas takut pernyataan yg sama akan saya dengar, namun Alhamdulillah dokter suryo bilang saya hamil normal berkembang dgn baik dan sehat, di situ saya mulai yakin untuk menjadi pasien dokter Suryo.

Namun Tuhan menguji kami setelah usia kandungan saya 8 minggu tiba-tiba saya mengalami pendarahan saya terus menelpon dokter Suryo, setelah 3 hari kami ke RS, setelah di periksa ternyata janin saya telah hancur dan harus di kuret malam itu juga kami menginap tanpa persiapan. Hati saya begitu sakit seolah-olah kebahagian terenggut begitu saja. Tapi dokter Suryo dan suami saya memberi semangat yang begitu besar menguatkan hati saya sehingga mampu melawati cobaan ini. Setelah pulang ke rumah tetangga yg menjenguk bukan memberi semangat malah berkata yg membuat saya kecil hati dan putus asa mereka bilang kalau anak pertama keguguran suka susah punya anak lagi, banyak contohnya sampai ada yg tidak punya anak. Setiap hari tetangga yg menjenguk berkata begitu. Tapi orang tua, suami, dokter Suryo dan saudara-saudara saya mengatakan tidak, hanya Allah yg berkehendak atas segala.

Setelah kontrol dokter Suryo memberi obat penyubur dgn sgala nasehat-nasehatnya yg begitu menyejukan hati dan dukunganya membuat saya besar hati.

2 bulan berganti akhirnya Allah memberikan kepercayaan dgn kahamilan saya yg ke 2, saya dan suami amat begitu senang. Dokter memberi obat penguat dan vitamin, kami pun rajin kontrol memeriksakan kahamilan. Dengan sepenuh hati saya menjaga kandungan agar tidak terulang kekecewaan yg kedua kalinya. Mungkin kami sering menggangu Dokter dgn tlp apabila terasa sesuatu di perut saya, tapi untung dokter orang yg sabar sepenuh hati mendengar keluhan dan memberi solusinya, terimakasih dokter Suryo telah banyak membantu dangan sabar, telaten dan begitu ramah.
Dengan humor dan keramahan dokter menenangkan hati, jadi tdk membuat tegang saat menyampaikan sesuatu pada pasien dengan ucapan yg halus jadi tdk membuat pasien depresi hehe….terimakasih dok.jangan pernah bosan membantu saya.

Salam hangat dari Zaenal Mutaqin dan Siti Nurma Destiana.
Bookmark and Share
……………….

Read Full Post »