Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘indung telur’


Mrs Rina Sumiati dan suami saat datang pertama kali ke klinik menyampaikan keluhan pengen hamil lagi karena anak pertamanya sudah gedhe. Setelah menjalani pemeriksaan, ternyata ditemukan adanya kista di indung telur. Dengan pertimbangan mengejar waktu karena usia sudah lumayan, maka diputuskan dilakukan operasi pengangkatan kista untuk memperbesar kemungkinan hamil.

Ternyata Tuhan mengabulkan permintaan keluarga Mrs Rina, dan kira-kira 6 bulan setelah operasi terjadi kehamilan.

Selamat kepada keluarga Mrs Rinda dan Mr Hardi, semoga kehadiran adik yang dinanti bisa memberikan kedamaian dan ketenangan keluarga. Dan semoga kisah ini bisa bermanfaat untuk siapa saja yang membacanya.

Advertisements

Read Full Post »



Saya langsung terpikir untuk menulis artikel ini, kenapa?? Karena beberapa waktu yang lalu dalam satu hari beberapa pasien datang dengan kondisi hamil dan adanya kista, bahkan beberapa datangnya berurutan lho. Sebagian hamil melalui baby program, sebagian hamil alami tanpa terapi. What a coincident, suatu kebetulan yang langka dan spesial.

Kista ovarium atau kista indung telur adalah suatu gangguan atau kelainan yang ditandai dengan adanya kantong berisi cairan di indung telur. Kelainan ini bukan merupakan kanker atau keganasan, namun sring mengganggu. Gangguan yang dapat `beliau` timbulkan adalah nyeri di perut, rasa penuh di perut, perut membesar, dan gangguan yang sering membikin frustrasi adalah sulit untuk bisa hamil. Tentu anda semua ingat kisah salah satu pasien, Mrs Pawati yang akibat adanya kista maka harus menunggu 9 tahun baru bisa hamil, itupun setelah terlebih dahulu dioperasi untuk menghilangkan kistanya.

Bicara masalah gangguan untuk bisa hamil, banyak sekali pasien yang datang dengan masalah itu. Rata-rata pasien datang setelah divonis harus operasi dan tidak mungkin bisa hamil tanpa terlebih dulu operasi. Biasanya kita masih beri toleransi untuk baby program selama 4-6 bulan, dan bila belum hamil juga baru kita kerjakan operasi. Tidak sedikit pasien yang berhasil hamil melalui baby program walaupun ada kista lho.

Yang sulit adalah bila pasien datang ingin baby program dan sudah pernah dikerjakan operasi di tempat lain. Kenapa sulit?? Karena kondisi sudah berubah pasca operasi, dan kita tidak tahu bagaimana operasi tersebut dikerjakan dan apa yang telah dilakukan. Oleh karena itu, yang lebih mengerti kondisinya tentu dokter yang mengerjakan operasi tersebut. Kadang kala kesulitan yang ditemui bila indung telur tersebut diangkat semua dan konservasi kesuburan kurang diperhatikan.

mybabyprogram.com

Read Full Post »


Mr Afrizal dan istri adalah salah satu pasien yang sangat sabar, tekun dan bersungguh-sungguh dalam menjalani baby program. Akhirnya Tuhan menganugerahkan seorang baby boy yang sehat dan sempurna. Semoga sang buah hati senantiasa membawa kebahagiaan bagi keluarga dan menjadi kebanggaan keluarga. Amin.

Read Full Post »


Perjuangan yang panjang dan berat telah dilalui oleh Mrs Pawati dan Mr Heri. Saat pertama kali datang periksa, ingin menambah momongan karena Fadil, si abang telah berusia 8 tahun. Dari hasil pemeriksaan ternyata ditemukan adanya kista indung telur yang berukuran diatas 7 cm. Pilihan yang terbaik saat itu tentunya dilakukan operasi dan langsung diupayakan baby program.

Setelah dipikirkan secara matang, pasien dan suami setuju untuk menjalani operasi. Pada saat operasi selain ditemukannya kista, juga ditemukannya kondisi yang cukup berat yaitu rahimnya ganda, satu besar dan satu lagi kecil. Selain itu juga ditemukan adanya perlengketan yang berat antara rahim, indung telur dan organ sekitar seperti usus. Usaha yang dilakukan saat itu adalah mengangkat kista, dan membebaskan perlengketan dengan harapan meningkatkan kemungkinan untuk bisa hamil. Setelah mendapat penjelasan, Mrs Pawati hanya berkomentar singkat, ` Sepertinya butuh mukjizat buat saya bisa hamil ya, dok`.

`Tiada hal yang tidak mungkin, bila Tuhan menghendaki. Jadi, mari kita tetap berusaha ya,bu. Siapa tahu bisa hamil`. Ternyata Mrs Pawati dan suami tetap rutin berobat menjalani baby program, tiada rasa stress atau mengeluh, malah sebaliknya tiap datang dengan senyum dan hati gembira. Kata-kata yang sering saya dengar hanyalah, `Jangan bosan-bosan lihat saya datang ya, dok`.

Luar biasa, kira-kira setahun setelah operasi, Mrs Pawati dan suami datang karena telah telat haid dan dites hasilnya positif. Dari hasil pemeriksaan, ternyata memang hamil…….., namun kehamilannya ternyata menempati rahim yang kecil, dan bukan rahim yang besar. Sekilas, gambaran yang didapatkan seperti kehamilan diluar rahim.

Nampak sperti rahim `kosong` dan janin berada di luar rahim

Risiko yang mungkin terjadi tentunya adalah rahim yang kecil tersebut tidak cukup besar didiami janin hingga ukuran normal tercapai. Namun hati saya sedikit tenang melihat semangat dan kepatuhan Mrs Pawati dalam mengikuti semua instruksi dan jadwal pemeriksaan. Akhirnya, sang buah hati yang lama dinantikan bisa hadir sehat, selamat dan sempurna.

Kisah diatas menambah lagi kisah yang menakjubkan akan `mukjizat` Allah. Janganlah kita berputus-asa, dan berhenti berusaha, karena bila Allah menghendaki, tiada hal yang tidak mungkin.

Semoga sang buah hati nantinya akan memberikan kebahagiaan untuk Mrs Pawati dan keluarga, serta umat manusia. Bookmark and Share <!– AddThis Button

Read Full Post »