Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘bisa hamil’



Saya langsung terpikir untuk menulis artikel ini, kenapa?? Karena beberapa waktu yang lalu dalam satu hari beberapa pasien datang dengan kondisi hamil dan adanya kista, bahkan beberapa datangnya berurutan lho. Sebagian hamil melalui baby program, sebagian hamil alami tanpa terapi. What a coincident, suatu kebetulan yang langka dan spesial.

Kista ovarium atau kista indung telur adalah suatu gangguan atau kelainan yang ditandai dengan adanya kantong berisi cairan di indung telur. Kelainan ini bukan merupakan kanker atau keganasan, namun sring mengganggu. Gangguan yang dapat `beliau` timbulkan adalah nyeri di perut, rasa penuh di perut, perut membesar, dan gangguan yang sering membikin frustrasi adalah sulit untuk bisa hamil. Tentu anda semua ingat kisah salah satu pasien, Mrs Pawati yang akibat adanya kista maka harus menunggu 9 tahun baru bisa hamil, itupun setelah terlebih dahulu dioperasi untuk menghilangkan kistanya.

Bicara masalah gangguan untuk bisa hamil, banyak sekali pasien yang datang dengan masalah itu. Rata-rata pasien datang setelah divonis harus operasi dan tidak mungkin bisa hamil tanpa terlebih dulu operasi. Biasanya kita masih beri toleransi untuk baby program selama 4-6 bulan, dan bila belum hamil juga baru kita kerjakan operasi. Tidak sedikit pasien yang berhasil hamil melalui baby program walaupun ada kista lho.

Yang sulit adalah bila pasien datang ingin baby program dan sudah pernah dikerjakan operasi di tempat lain. Kenapa sulit?? Karena kondisi sudah berubah pasca operasi, dan kita tidak tahu bagaimana operasi tersebut dikerjakan dan apa yang telah dilakukan. Oleh karena itu, yang lebih mengerti kondisinya tentu dokter yang mengerjakan operasi tersebut. Kadang kala kesulitan yang ditemui bila indung telur tersebut diangkat semua dan konservasi kesuburan kurang diperhatikan.

mybabyprogram.com

Read Full Post »



Pada posting sebelumnya, saya sudah menuliskan tentang pengalaman saya menemukan beberapa kasus kelainan dengan dua vagina (kasus 1, kasus 2).
Nah, kali ini saya akan menuliskan pengalaman saat menemukan kasus dengan dua rahim atau double uterus. Saat ini di Pekanbaru sendiri saya berkesempatan menemukan dua kasus double rahim.

Kelainan ini terjadi akibat gangguan saat pembentukan rahim (uterine malformation) dimana gagal saat fusi embryogenik ductus mulleri gagal terjadi. Kelainan ini `satu keluarga` dengan kelainan dua vagina atau bouble vagina, dan kedua kelainan ini bisa muncul berbarengan juga. Angka kejadiannya 1 dalam 3000 wanita. Diagnosis bisa ditegakkan dengan pemeriksaan usg, namun tak jarang pula luput dan baru diketahui saat operasi cesar dilakukan. Metode pemeriksaan yang lain seperti sonohysterography, hysterosalpingography, MRI, and hysteroscopy dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis double uterus. Kemungkinan hamil pada kasus ini bisa terjadi dan risiko yang bisa terjadi diantaranya adalah prematuritas, pertumbuhan janin terhambat dan persalinan secara caesar. Bookmark and Share <!– AddThis Button

Read Full Post »