Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘baby sex selection’


Beberapa posting terakhir ini kebetulan kok ya tentang Baby Program Plus, biasanya sih hanya tentang Baby Program aja. Plus disini maksudnya ya berbeda dengan baby program biasa seperti kombinasi dengan memilih jenis kelamin bayi, dan malah ada juga yang programnya juga melibatkan dokter lain. Semoga kisah-kisah nyata yang saya sampaikan bisa mengangkat semangat dan motivasi pembaca yang masih mendambakan hadirnya buah hati. Jangan anda berputus asa, berusaha dan berdoa itu wajib, berhasil atau tidak itu kuasa Tuhan.

Sherly dan suami sudah menikah sekitar 3 tahun saat datang pertama kali konsultasi pada bulan Mei 2007. Sebelumnya Sherly sudah pernah menjalani operasi pengangkatan kista. Setelah menjalani baby program selama 6 bulan, akhirnya dinyatakan positif hamil. Perjalanan selama proses kehamilan cukup berat dengan munculnya keluhan mual dan muntah. Bahkan beberapa waktu sebelum proses persalinan, Sherly sempat datang ke UGD karena keluhan mual muntahnya cukup berat hingga akhirnya dokter memutuskan untuk mempercepat persalinan dengan induksi persalinan. Sang bayi berjenis perempuan akhirnya lahir spontan dengan berat badan 2500 gram pada tanggal 28/06/2008 pukul 03.58. Setelah persalinan Sherly berucap singkat, ‘Tuhan yang menuntun saya kenal dokter saat melihat siaran dokter di tv’.


Tak terasa waktu bergulir cepat saat Mrs. Sherly dan suami berkunjung ke klinik dengan membawa Baby Rayhan yang lahir pada 1/1/2010. Kira-kira satu tahun yang lalu, mereka datang untuk baby program yang kedua dan menginginkan anak laki-laki dan ternyata Tuhan mengabulkan doa dan usaha mereka.

Semoga kehadiran sepasang buah hati tersebut memberikan kebahagiaan dan ketentraman dalam keluarga Mrs.Sherly. Amin. Bookmark and Share <!– AddThis Button

Advertisements

Read Full Post »


Kembali lagi hadir kisah yang sangat dramatis dan merupakan keajaiban ganda. Salah satu pasien saya, Mrs. Suryani sudah memiliki 2 orang anak perempuan dan yang paling kecil sudah berusia 7 tahun. Lama berusaha untuk hamil lagi dan sudah berupaya dengan berobat ke berbagai tempat termasuk ke Jakarta dan ke Malaysia. Namun tidak kunjung berhasil. Oleh dokter yang menanganinya sudah divonis tidak mungkin hamil karena hasil pemeriksaan hsg diketahui kedua saluran telur buntu atau tersumbat (non patent bilateral).

Saat pertama kali datang ke klinik, Mrs. Suryani sudah dalam keadaan pasrah dan tidak lagi berharap untuk bisa hamil mengingat vonis yang beberapa kali diterimanya. Namun, saya seperti biasa berusaha membangkitkan semangat dan memotivasi. Salah satu kata-kata saya yang sering saya ulang-ulang untuk semua pasien saya adalah, “Bila ibu menghendaki untuk hamil, ok kita akan bantu dengan baby program. Tidak ada jaminan akan berhasil, namun saya percaya Tuhan itu ada. Bila Tuhan menghendaki ibu hamil, tidak ada satu pun yang bisa mengingkarinya.”

Setelah program berjalan 3 bulan, belum juga ada hasil. Saya menyarankan untuk dilakukan tindakan yang lebih serius. Saya minta tolong sejawat saya Dr. Phyu yang sudah biasa menangani slimming program dan akupuntur, karena saya lihat berat badan pasien kurang optimal dan terapi akupuntur sudah terbukti secara medis untuk memperbaiki kesuburan.

Selain itu, saya juga menyarankan pasien untuk tindakan SIS (saline infusion sonohysterography) yaitu tindakan untuk mengetahui dan sekaligus memperbaiki kondisi saluran telur dengan penyemprotan cairan khusus melalui jalan lahir dan dimonitor dengan usg. Ternyata pasien setuju dengan saran saya, dan tindakan SIS tersebut kebetulan dilakukan pada tanggal yang unik 9/9/2009.

Setelah tindakan tersebut, saya sampaikan bahwa kondisinya memang berat untuk bisa hamil. Tapi kita tetap harus berusaha dan jangan menyerah. Karena pengen anak laki-laki, maka juga saya sampaikan strategi agar bisa hamil laki-laki dan juga saya bekali obat untuk mengatur agar kemungkinan laki-laki lebih besar. “Yah, iseng-iseng aja, bu. Siapa tahu kan??”

Waktu demi waktu berselang, tiba-tiba Mrs. Suryani nongol di klinik saya pada tanggal 09/11/2009 dengan keluhan terlambat haid tapi belum ditest kehamilan. Saya ikut grogi dan gemetar saat melakukan pemeriksaan usg. Dan ternyata………sudah ada kantung kehamilan alias HAMIL. Segera kita berikan support agar kehamilan yang ditunggu-tunggu ini bisa bertahan hingga nanti, tidak ragu-ragu, semua obat dan suplemen terbaik kita berikan.

Tak terasa, tiba waktunya sang baby untuk lahir….dan mukjizat kedua berlaku yaitu seorang BABY BOY!!! sesuai dengan harapan kedua orang tua selama ini. Gilbert, nama yang diberikan oleh kedua orang tua yang berbahagia. Kehadiran Gilbert telah membuktikan kepada kita tentang kuasa Tuhan, dan manusia harus selalu berusaha mewujudkan mimpinya. Semoga kelak Gilbert kembali memberikan keajaiban lagi bagi keluarga Mrs. Suryani dan kita semua. Amin Bookmark and Share <!– AddThis Button

Read Full Post »